IDENTIFIKASI KANDUNGAN FENILBUTAZON DALAM SEDIAAN JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI DAERAH MADURA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Saputri, Renny Rendillata (2025) IDENTIFIKASI KANDUNGAN FENILBUTAZON DALAM SEDIAAN JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI DAERAH MADURA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.

[thumbnail of 21482020024_2025_COVER.pdf] Text
21482020024_2025_COVER.pdf

Download (18kB)
[thumbnail of 21482020024_2025_ABSTRAK IN.pdf] Text
21482020024_2025_ABSTRAK IN.pdf

Download (441kB)
[thumbnail of 21482020024_2025_ABSTRACT EN.pdf] Text
21482020024_2025_ABSTRACT EN.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of 21482020024_2025_FULL TEXT.pdf] Text
21482020024_2025_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25kB)

Abstract

ABSTRAKJamu merupakan obat tradisional yang masih banyak digunakan masyarakat Indonesia, termasuk di daerah Madura. Namun, dalam beberapa kasus ditemukan adanya penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) secara ilegal untuk meningkatkan efek terapeutik. Salah satu BKO yang sering disalah gunakan adalah fenilbutazon, yang tergolong Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) dan memiliki efek samping serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fenilbutazon dalam sediaan jamu pegal linu yang beredar di Madura menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan terhadap 16 sampel jamu dari empat kabupaten di Madura. Hasil uji KLT menunjukkan bahwa tiga sampel yaitu Pamekasan B, Bangkalan D dan Sumenep C memiliki nilai Rf identik dengan standar fenilbutazon, yang mengindikasikan adanya BKO tersebut. Uji kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis menunjukkan beberapa sampel positif mengandung fenilbutazon, dengan persentase kadar bervariasi antara 0,0064% sampai 0,6117%. Meskipun kadar yang terdeteksi tergolong rendah, keberadaan fenilbutazon tetap menjadi perhatian karena risiko kesehatan yang ditimbulkan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap peredaran jamu perlu ditingkatkan serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya konsumsi jamu yang tidak terstandar perlu digencarkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jamu, fenilbutazon, Bahan Kimia Obat (BKO), Spektrofotometri UVVis, Kromatografi Lapis Tipis (KLT)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Program Studi > S1 Farmasi Klinik dan Komunitas
Depositing User: Nur Khalisha Syamsi
Date Deposited: 12 Jul 2026 01:20
Last Modified: 13 Jul 2026 10:01
URI: https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1633

Actions (login required)

View Item View Item