UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SAWO MANILA (Manilkara Zapota) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA MENCIT (Mus musculus)

Habibi, Royyan (2025) UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SAWO MANILA (Manilkara Zapota) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA MENCIT (Mus musculus). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.

[thumbnail of 21482020025-2025_COVER.pdf] Text
21482020025-2025_COVER.pdf

Download (39kB)
[thumbnail of 21482020025-2025_ABSTRAK IN.pdf] Text
21482020025-2025_ABSTRAK IN.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of 21482020025-2025_ABSTRACT EN.pdf] Text
21482020025-2025_ABSTRACT EN.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of 21482020025-2025_FULL TEXT.pdf] Text
21482020025-2025_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25kB)

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kinerja insulin, atau keduaduanya. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa daun sawo manila memiliki kandungan flavonoid yang dapat berpengaruh terhadap profil pulau Langerhans pankreas dengan memperbesar diameternya. Namun penelitian tentang daun sawo manila dapat menurunkan kadar gula darah belum di laporkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan efektivitas ekstrak daun sawo manila sebagai penurun kadar gula darah pada mencit yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan pretest-posttest control group design menggunakan 25 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif dan kontrol positif Metformin 500 mg/kgBB, kelompok ekstrak 500, 750, 1000 mg/kgBB. Mencit diadaptasi selama 7 hari dan dipuasakan 8 jam sebelum perlakuan cek gula darah (T0). diberikan Aloksan 150 mg/kgBB ukur gula darah pada hari ke 3 setelah penginduksian (T1). Sedian uji diberikan 1 kali pada hari ke 11,14 dan 17 dan dilakukan pengecekan kadar gula darah pada hari ke 14 (T2), 17 (T3), dan 20 (T4). Hasil penelitian menunjukan semua kelompok uji ekstrak daun sawo manila dengan dosis 500, 750, 1000 mg/kgBB ada perbedaan dalam penurunan kadar gula darah dibandingkan dengan kelompok negatif (α < 0,05) dan dosis 1000 mg/kgBB tidak ada perbedaan dengan kelompok positif (α > 0,05). Ekstrak daun sawo manila dengan dosis paling optimum 1000 mg/kgBB mempunyai efektivitas sebagai antihiperglikemik. Penelitian selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dosis yang mempunyai efek maksimal sebagai antihiperglikemik. Adanya uji toksisitas terkait ekstrak etanol 98% daun sawo manila.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus, Metformin, Daun Sawo Manila, Antihiperglikemik
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Program Studi > S1 Farmasi Klinik dan Komunitas
Depositing User: Nur Khalisha Syamsi
Date Deposited: 12 Jul 2026 01:21
Last Modified: 13 Jul 2026 10:01
URI: https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1634

Actions (login required)

View Item View Item