IROQIE, ACH. KHUZAIN (2025) EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP RESISTENSI INSULIN PADA MENCIT (Mus musculus) MODEL OBESITAS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.
|
Text
21482020002-2025-COVER.pdf Download (390kB) |
|
|
Text
21482020002-2025-ABSTRAK IN.pdf Download (411kB) |
|
|
Text
21482020002-2025-ABSTRACT EN.pdf Download (429kB) |
|
|
Text
21482020002-2025-FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (25kB) |
Abstract
ABSTRAKResistensi insulin merupakan kondisi degeneratif yang dihasilkan oleh gangguan metabolik kronik pada obesitas. Jaringan adiposa pada obesitas mensekresikan sitokin proinflamasi yang menyebabkan inflamasi kronik derajat rendah baik lokal maupun sistemik yang akan menyebaabkan resistensi insulin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek efektivitas ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap resistensi insulin pada mencit (Mus musculus) model obesitas. Metode penelitian ini true eksperimental dengan desain only postest with control group. Hewan uji menggunakan mencit (Mus musculus), terdiri dari kelompok kontrol negatif, kontrol positif, DK150, dan DK300. Model resistensi insulin dilakukan dengan pemberian diet tinggi lemak (HFD) dan fruktosa 25%. Penimbangan berat badan dilakukan tiga hari satu kali, insulin tolerance test (GTT) pada minggu ke-9 dan glucose tolerance test (ITT) pada minggu ke-10. Data yang didapat dianalisa secara statistik Two Way Anova dengan α = 0,05. Hasil Uji fitokimia ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) menunjukkan adanya kandungan flavonoid dengan nilai rendemen ekstrak sebesar 53,00%. Data pengukuran berat badan menunjukkan pada kelompok kontrol positif, DK150 dan DK300 mengalami obesitas. Hasil uji GTT terlihat pada kelompok DK150 dan DK300 berbeda signifikan dengan kelompok positif (p<0,05). Sedangkan hasil uji ITT pada kelompok DK300 berbeda signifikan dengan kelompok positif (p<0,05). Pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) memberikan efek peningkatan sensitivitas insulin pada mencit, utamanya pada kelompok DK300 yaitu dosis 675 mg/ml. Flavonoid yang terkandung dalam ekstrak daun kelor berperan sebagai antioksidan sehingga dapat meningkatkan pertahanan sel β-pankres yang pada akhirnya menurunkan resistensi insulin. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukanmuntuk membuktikan ekspresi gen terkait tranduksi sinyal insulin seperti GLTU4.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resistensi Insulin, Daun Kelor, Insulin Tolerance Test, Glucose Tolerance Test, Diet Tinggi Lemak |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Program Studi > S1 Farmasi Klinik dan Komunitas |
| Depositing User: | Nur Khalisha Syamsi |
| Date Deposited: | 12 Jul 2026 01:21 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 10:03 |
| URI: | https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

