Holil, Mat (2025) HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) SEBAGAI DETEKSI DINI PERIPHERAL ARTERIAL DISEASE (PAD) DIABETES MELITUS TIPE II (Studi Di Posyandu Ceria Lansia Kelurahan Mlajah Bangkalan). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.
|
Text
21142010068_2025_COVER.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
21142010068_2025_ABSTRAK IN.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
21142010068_2025_ABSTRACT EN.pdf Download (149kB) |
|
|
Text
21142010068_2025_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (25kB) |
Abstract
ABSTRAKLansia mengalami peningkatan risiko penyakit degeneratif salah satunya seperti diabetes mellitus. Diabetes Melitus adalah penyakit yang timbul akibat kadar gula darah yang tinggi hiperglikemia penyakit ini biasanya di deteksi dini dengan nilai ABI, Ankle Brachial Index (ABI) merupakan rasio tekanan sistolik tungkai dengan tekanan sistolik lengan yang dapat diukur dengan cepat dan mudah sebagai pemeriksaan penyakit arteri perifer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Sebagai Deteksi Dini Peripheral Arterial Disease (PAD) Diabetes Melitus Tipe II. Desain Penelitian yang digunakan adalah analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah lansia di Posyandu Ceria Lansia Kelurahan Mlajah Bangkalan dengan jumlah sampel sebanyak 42 responden dengan teknik purposive sampling, instrumen variabel independen aktivitas fisik menggunkan kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) dan variabel dependen nilai ABI menggunkan SOP. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (50%) aktivitas fisik nya adalah kategori sedang sebanyak 21 responden dan hampir dari setengah responden (38,1%) PAD nilai ABI dalam kategori ringan. Hasil uji korelasi Spearman Rank p value= 0,00 dan r= 0,633. Artinya terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan nilai ankle brachial index (ABI), aktivitas yang kurang banya beristirahat ataupun jarang bergerak akan menyebabkan penurunan sensistifitas sel pada insulin maka berdampak pada nilai ABI hal ini disebabkan karena kurangnya aktivitas. Penelitian ini menyarankan bagi penderita Diabetes Melitus untuk mengoptimalkan pegendalikan kadar gula dalam darahnya dengan cara melakukan aktivitas fisik
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KATA KUNCIAktivitas Fisik, Diabetes Mellitus, Ankle Brachial Index (ABI) |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine R Medicine > RZ Other systems of medicine R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Program Studi > S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Dhany Fertri Elysia |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 09:43 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 09:43 |
| URI: | https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

