HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA DI SMP KHIDAYATUL KHOLIL

Herawati, Zizka Meri (2025) HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA DI SMP KHIDAYATUL KHOLIL. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.

[thumbnail of 21153010028_2025_COVER.pdf] Text
21153010028_2025_COVER.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 21153010028_2025_ABSTRAK_IND.pdf] Text
21153010028_2025_ABSTRAK_IND.pdf

Download (48kB)
[thumbnail of 21153010028_2025_ABSTRACT_ENG.pdf] Text
21153010028_2025_ABSTRACT_ENG.pdf

Download (320kB)
[thumbnail of 21153010028_2025_FULLTEXT.pdf] Text
21153010028_2025_FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20kB)

Abstract

ABSTRAKPremenstrual syndrome merupakan gejala fisik,psikologis,dan perilaku yang terjadi sela akhir fase luteal dalam siklus menstruasi dan berakhir saat menstruasi datang dan bisa berlangsung sampai menstruasi berhenti. Studi pendahuluan yang di lakukan di SMP Khidayatul kholil dari 10 siswi ada 7 siswi mengalami pms ringan dengan katagori skor 21-30 dan 3 orang orang menglami pms sedang, dengan skor 31-40. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan aktifitas fisik dan pola makan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja di SMP Khidayatul kholil Burneh Bangkalan. Desain penelitian menggunakan analitik Cross Sectional. Variabel independent pola makan dan aktifitas fisik, variabel dependent premenstrual syndrome. Populasi penelitian 40 remaja putri dan sampel penelitian 37 remaja putri yang sudah menstruasi dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa menggunakan uji statistic Likelihood Ratio. Uji etik oleh tim KEPK Universitas Noor Huda Mustofa No.2630/KEPK/UNIV-NHM/EC/IV/2025. Hasil penelitian hampir seluruh remaja memiliki kebiasaan pola makan tidak sehat, hampir setengah remaja melakukan aktifitas ringan, dan sebagian remaja mengalami pms berat. Hasil uji statistik menunjukkan pola makan memiliki p value 0,000< α 0,05 yang artinya ada hubungan antara premenstrual syndrome pada remaja. Sementara itu, variable aktifitas fisik menunjukkan nilai p value 0,000 < α 0,05 yang artinya ada hubungan aktifitas fisik terhadap premenstrual syndrome. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan aktifitas fisik dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja. Upaya preventif yang diberikan seperti konseling edukasi untuk mengurangi gejala premenstrual syndrome

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Premenstrual Syndrome, Pola Makan, Aktifitas Fisik, Remaja ,Menstruasi.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Program Studi > S1 Kebidanan
Depositing User: Nur Khalisha Syamsi
Date Deposited: 28 Jul 2026 07:30
Last Modified: 28 Jul 2026 07:30
URI: https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1711

Actions (login required)

View Item View Item