Jannah, Rohimatul (2025) KESIAPAN DALAM IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI KLINIK PRATAMA AZIZAH MENGGUNAKAN METODE DOQ-IT. Diploma thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.
|
Text
22134620023_2025_COVER.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
22134620023_2025_ABSTRAK_IN.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
22134620023_2025_ABSTRACT_ENG.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
22134620023_2025_FULLTEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (79kB) |
Abstract
ABSTRAKPenerapan RME di Klinik Pratama Azizah masih terkendala SDM non-lulusan Rekam Medis dan terbatasnya infrastruktur akibat dana yang minim. Klinik hanya memiliki dua komputer dan satu printer. Sesuai Permenkes No. 24 Tahun 2022, seluruh fasyankes wajib menerapkan RME paling lambat 31 Desember 2023 untuk menghindari pencabutan akreditasi. Oleh karena itu, pelatihan rutin bagi petugas dan penggunaan aplikasi RME open source sangat dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dalam implementasi rekam medis elektronik di Klinik Pratama Azizah menggunakan metode DOQ-IT. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengumpulan data pedoman wawancara dan observasi, sedangkan objek penelitian ini Objek dalam penelitian ini yaitu kesiapan dalam implementasi rekam medis di Klinik Pratama Azizah menggunakan metode DOQ-IT. Cara pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawancara. Kesiapan Klinik Pratama Azizah dalam implementasi RME cukup baik, terlihat dari ketersediaan petugas, pelatihan dasar, SOP, anggaran, dan infrastruktur dasar. Namun, masih ada kendala seperti latar belakang SDM yang tidak spesifik, pemahaman RME yang terbatas, hambatan identifikasi pasien lansia, serta keterbatasan perangkat. Meski belum maksimal, keterlibatan petugas dan dukungan kebijakan menunjukkan komitmen kuat terhadap digitalisasi layanan kesehatan. Efektivitas RME dipengaruhi oleh kesesuaian kompetensi SDM, kesiapan teknis, partisipasi pasien, dukungan struktural, penguatan SDM melalui pelatihan berkelanjutan, dan tata kelola kolaboratif. Meskipun perangkat sudah sesuai kebutuhan, keterbatasan printer dan scanner dapat menghambat operasional, sehingga pengembangan infrastruktur dan edukasi berkelanjutan diperlukan agar RME berjalan optimal, memenuhi standar pelayanan, dan mendukung digitalisasi layanan kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KATA KUNCIKlinik, RME, DOQ-IT |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine R Medicine > RZ Other systems of medicine R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Program Studi > D3 Perekam dan Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Dhany Fertri Elysia |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 08:12 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 08:12 |
| URI: | https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1673 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

