PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN (Studi di Posyandu Mlajah Wilayah Kerja Puskesmas Bangkalan)

Iftitah, Inziyatul (2025) PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN (Studi di Posyandu Mlajah Wilayah Kerja Puskesmas Bangkalan). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS NOOR HUDA MUSTOFA.

[thumbnail of 21153010009_2025_COVER.pdf] Text
21153010009_2025_COVER.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of 21153010009_2025_ABSTRAK_IND.pdf] Text
21153010009_2025_ABSTRAK_IND.pdf

Download (235kB)
[thumbnail of 21153010009_2025_ABSTRACT_ENG.pdf] Text
21153010009_2025_ABSTRACT_ENG.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of 21153010009_2025_FULLTEXT.pdf] Text
21153010009_2025_FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20kB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan motorik merupakan proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak untuk melakukan suatu aktivitas seiring dengan bertambahnya usia dan kematangan saraf serta otot anak. Salah satu faktor penyebab keterlambatan perkembangan motorik pada bayi yaitu kurangnya stimulasi seperti pijat bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan motorik bayi diwilayah kerja Puskesmas Bangkalan. Jenis penelitian ini retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent pijat bayi, variabel dependent perkembangan motorik. Jumlah sampel yang diambil yaitu sebanyak 36 bayi usia 3-6 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidnental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan Kuesioner pijat bayi dan denver II. Analisis secara univariat dan bivariat (uji chi square). Penelitian sudah dinyatakan laik etik oleh universitas Noor Huda Mustofa. No. 2609/KEPK/UNIV-NHM/EC/IV/2025. Hasil penelitian menunjukkan bayi usia 3-6 bulan yang melakukan pijat secara rutin dengan perkembangan motorik normal 10 responden (83,3%), caution 2 responden (16,7%). Selanjutnya, bayi usia 3-6 bulan kategori tidak rutin dengan perkembangan motorik normal 7 responden (47,2), caution 19 responden (52,8%). Kemudian hasil chi square menunjukkan nilai p value sebesar 0,002 < α 0,05 yang berarti ada pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan motorik bayi usia 3-6 bulan. Dengan demikian diharapkan para tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi tentang manfaat pijat bayi terhadap perkembangan motorik bayi, dan ibu yang memiliki bayi rutin memberikan stimulasi pijat bayi agar meningkatkan perkembangan motorik bayi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bayi, Perkembangan motorik, Pijat Bayi
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: Program Studi > S1 Kebidanan
Depositing User: Nur Khalisha Syamsi
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:07
Last Modified: 23 Jul 2026 02:11
URI: https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1692

Actions (login required)

View Item View Item